Wednesday, November 5, 2014

Sahabat Rasulullah SAW

Kalau ngomongin tentang sahabat Rasulullah SAW, apa yang kalian bayangin? Kalo saya sendiri, dulu saya selalu ngarasa mereka semua di luar jangkauan. Kesannya hebat-hebat banget gitu. Atau lebih tepatnya saya ngerasa "wajarlah mereka hebat, mereka kan sahabatnya Nabi!". Padahal kalau dipikir-pikir, terbalik ya.

Harusnya,
"Wajarlah mereka jadi sahabat Nabi, mereka hebat!"

Tapi, dari dulu saya emang nganggepnya 'mereka hebat karena mereka sahabat Nabi'. Rasanya lebih ke 'mereka bisa lah ngelakuin hal-hal yang hebat, soalnya Nabi kan ada di dekat mereka, ngingetin mereka terus' gitu. Sebetulnya mungkin nggak salah juga sih. Makanya Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa tentang yang paling luar biasa imannya,

"Mereka adalah umat yang hidup selepas aku. Mereka membaca al-Quran dan beriman dengan isinya. Orang yang beriman denganku dan pernah bertemu denganku, adalah orang yang bahagia. Namun orang yang tujuh kali lebih bahagia adalah mereka yang tidak pernah bertemu aku tetapi beriman denganku." [Hadits dalam Sunan Ad Darimi: 2626]

Mungkin karena pengaruh hadits itu juga jadinya saya mikir seperti tadi. Tapi mungkin juga justru karena penceritaan tentang kisah-kisah sahabat Nabi itu memang diceritakan mereka 'wah' banget, kesannya nggak ada jeleknya gitu. Kalaupun ada jeleknya, mungkin yang pernah saya dengar tentang Umar ra, yang dulunya sangat menakutkan. Itu pun kisah-kisah tentang Umar ra biasanya diambil settingnya sejak beliau masuk Islam.

Mungkin, mereka yang kesannya tanpa cela ini yang bikin saya agak merasa 'jauh' dari mereka. Mereka terkesan 'nggak terjangkau'. Atau otak saya udah menanamkan pemikiran kayak gitu dulu, makanya mereka jadi terkesan jauh.

Sampai beberapa hari yang lalu, sewaktu ikut KDII (Kajian Dasar Islam Intensif).
Di pertemuan beberapa hari yang lalu, Ust. M. Fatih Karim membahas tentang Al-Quran sebagai sumber hukum. Dan beliau menceritakan tentang sahabat-sahabat Rasulullah SAW dalam pengamalan mereka pada hukum-hukum Al-Quran.

Satu cerita yang baru saya dengar, padahal secara logika memang terjadi tapi saya nggak sadar, adalah kisah tentang turunnya ayat yang mengharamkan khamar (arak/minuman yang memabukkan). Ust. Fatih menggambarkan bahwa orang-orang masa itu hobi banget minum khamar. Apalagi, orang Arab kan badannya gede-gede, sekali minum bisa langsung dari gentong. Hm... Kebayang sih, kayaknya saya pernah liat di film-film. Kayak orang-orang China dulu minum arak pake gentong gitu kali ya. Tapi China mah badannya ga gede dibanding orang Arab.

Jadi, karena khamar begitu wajar di masa itu, pastinya sahabat-sahabat Rasulullah SAW juga banyak yang hobi minum khamar. Dan begitu ayat yang mengharamkan khamar turun, mereka langsung menghancurkan gentong-gentong itu. MasyaAllah....

Kebayang nggak tuh? Kalian punya kebiasaan yang menurut kalian nikmat, terus turun ayat yang melarangnya. Kalau kalian jadi mereka, meski ada Rasulullah SAW di sana, apa iya kalian bisa seketika itu juga berhenti? Sama seperti wanita-wanita muslima yang langsung narik kain apapun di dekat mereka untuk menutupi tubuh mereka saat turun ayat yang mewajibkan jilbab. Padahal orang Arab masa itu bajunya ala putri Jasmine-nya Aladin.

Bayangin aja lah, gimana hebatnya mereka. Bisa ikhlas ninggalin kebiasaan lama mereka tepat saat ayat Al-Quran turun. Gimana deh tuh keimanannya? Hebat banget ya...

Terus, akhir-akhir ini saya yang dulu cuma tau seadanya ini juga mulai tertarik mau tau lebih banyak tentang para sahabat Rasulullah karena ucapan salah satu ustadz (saya lupa siapa. Kayaknya antara Ust Fatih atau Ust Felix). Ucapan yang sederhana sih. Intinya Ust bilang, "Ngapain mengidolakan Superman, Batman, Naruto, atau superhero lain yang nggak nyata? Kalau mau liat yang hebat, coba liat Muhammad Al-Fatih, atau Umar ra, atau Hamzah, atau sahabat-sahabat Rasulullah yang lan. Mereka semua hebat. Nyata pula!"

Endingnya itu yang jleb. Hahaha... Iya ya, banyak orang hebat yang jadi pahlawan. Tokoh nyata pula, bukan cuma karakter fiksi. Mungkin kisah-kisah kepahlawanan para pahlawan nasional pun kita nggak tau, malah hapal kisah fiksi. (itu sih saya)

Jadilah, saya mau mulai baca-baca kisah-kisah sahabat Rasulullah SAW. Mau mengidolakan mereka setelah mengidolakan Rasulullah SAW. :)

No comments:

Post a Comment