Wednesday, August 13, 2014

Langkah, Kecepatan, Jarak, dan Tujuan

Aku tahu kalian sangat baik. Sangat kukagumi. Aku tahu ke mana arah kalian menuju, dan aku pun punya tujuan yang sama.

Aku senang berjalan bersama dengan kalian. Awalnya. Tapi akhirnya aku tahu, aku tidak bisa bersama.

Bukan, bukan karena kalian berbeda dengan yang kupikirkan selama ini. Kalian sama. Kalian msih tetap baik hati. Tujuan kita masih sama. Hanya saja, aku yang berbeda.

Bukan bermaksud mengatakan aku tidak baik. Yah, mungkin tidak sebaik kalian. Yang pasti, kecepatan langkahku berbeda dengan kalian.

Tujuan kita sama, tapi, sadarkah kalian kalau sedikit demi sedikit, aku mulai tertinggal di belakang?

Ah, mungkin kalian sadar. Karena itu beberapa kali kalian kembali memanggilku, mengajakku berjalan bersama lagi. Tapi, aku tidak bisa menerima kondisi itu.

Entah apakah karena aku benar-benar tidak mau memperlambat kalian, ataukah itu hanya alasanku karena aku takut dibuat berlari mengejar kalian. Yang jelas, aku mulai menjauh, membiarkan kalian pergi lebih dulu.

Lalu aku menemukan teman-teman lain. Teman-teman yang mungkin tidak sebaik kalian, tapi mereka tetap baik. Mungkin mereka justru teman-teman yang terbaik untukku, karena mereka juga punya tujuan yang sama, dengan kecepatan yang sama denganku.

Kini, setelah langkahku semakin jauh dari kalian, tiba-tiba saja kalian memanggilku. Lagi.

Kalau aku tidak boleh mengajak teman-teman terbaikku mendekati kalian bersamaku, lalu untuk apa kalian memanggilku?

Jarak kita sudah terlalu jauh. Bukan, bukannya aku membenci kalian. Sampai saat ini, perasaan kagum itu masih sama.

Hanya saja, aku sudah tidak mau lagi tertinggal seorang diri. Aku sudah menemukan teman-teman seperjalananku.

Karena itu, jangan khawatir. Sesekali, menolehlah untuk memastikan aku tetap di belakang kalian. Sesekali, ajaklah aku bicara supaya aku tidak terpedaya oleh pemandangan indah di sisi jalan, supaya aku tetap berjalan meski perlahan.

Tapi, jangan memintaku berlari mengejar kalian, meninggalkan teman-teman terbaikku di sini.

No comments:

Post a Comment