Saturday, August 16, 2014

Belated Birthday Message

TING!

Muncul notifikasi tanda chat masuk pagi itu. Balasan salam pagiku yang biasa.

"Pagih. Masih nggak semangat? Ada apa sih?"

Aku tersenyum tipis. Perhatian sekali temanku yang satu ini. Memang sejak hari sebelumnya suasana hatiku sedang buruk. Entah kenapa.

"Ho oh. Wkwk. Ga tau."

Haaaah..... Rasanya hari itu aku betul-betul kehilangan seluruh semangatku.

"Lagi nggak enak badan kali."

Balasnya lagi. Kubalas "Mungkin. Pengin bersenang-senang. #plak"

Setelah itu kami masih saling balas chat beberapa kali. Siangnya pun sempat melakukan chat tidak penting seperti biasa. Membuat moodku membaik sedikit demi sedikit.

Dua orang yang terjebak di rutinitas kantor yang membosankan. Begini cara kami biasa membunuh kebosanan, mencari teman senasib sepenanggungan. 

"Jadi berasa satu kantor." Kuingat salah satu dari kami pernah berkata begitu karena hampir tiap hari kerja selalu bertukar kabar tentang kegiatan di kantor.

Ya, ya. Setidaknya dengan begitu kami jadi tidak kesepian.

***

Oke. Jadwal hari ini harusnya.... Hem.... Pengin ngelakuin ini itu, ada acara ini, tapi malas ya.... Oh, mama menanyakan tentang acara 17 Agustusan besok pada adik laki-lakiku.... Dia panitia 17an sih....

"Tunggu...." Aku tiba-tiba menghentikan pikiranku. "Ultahnya kapan ya? Kalau nggak salah, kemarin ya? Atau...." Tanpa sadar aku bergumam sendiri.

Osh! Saat meragukan tanggal ulang tahun seseorang, saatnya FB beraksi!

Kunyalakan laptop tuaku. Hei, hei. Lemot sekali sih..... Yah, maklum sih, laptop tua.

Buka email, buka FB, buka blog. Oh, dia menulis blog! Buka dulu....

Hei, FB di laptopku masih on akun adikku. Tsk. Yah, wajar sih. Seingatku terakhir dia pakai laptopku kemarin, laptopku memang mati tiba-tiba. Jadi mungkin masih on saat itu.

BLEP!

"AAAAAAAHHHHHHHH!!!!"

Laptop tuaku mati tiba-tiba. Grmblgrmblgrmbl.

Menghabiskan waktu beberapa saat untuk menggerutu dalam hati, akhirnya aku memutuskan untuk makan siang rapel sarapan.

Ah, sepertinya ada yang kulupakan....

***

Gara-gara terlalu asyik ngobrol dengan teman yang datang ke rumah, aku terpaksa telat menyetorkan bacaanku hari ini. Kebut langsung sisa setengah juz setelah shalat Isya. Hahaha.... Ternyata kalau niat, setengah juz bisa selesai dalam waktu kurang lebih setengah jam.

Setoran sudah beres. Saatnya mengurus kembali laptop tuaku. Menghapus data-data tidak penting supaya dia bisa lebih leluasa dan nggak mati lagi seperti tadi.

Besok 17 Agustus aku harus memposting sesuatu....

GAH!!! Kok bisa-bisanya aku lupa ngecek soal ulang tahun tadi sih?!! 

Kunyalakan kembali laptop tuaku sambil memegang handphone. Seingatku sih memang kemarin.... Ah, tadi dia nulis blog apa ya? Uuuh....

Belum sempat kubuka FB, notifikasi berwarna orange di icon skype menarik perhatianku. Bukan chat kan? Berarti pemberitahuan ulang tahun. Berarti betul...?

Kuklik notifikasi itu hanya untuk menemukan bahwa dugaanku betul. Ulang tahunnya memang kemarin.

Aaaaaaaahhhh!! Aku lupaaaaa! Kok bisa-bisanya aku nggak mengucapkan apa-apa kemarin? Padahal dia sudah membantu memperbaiki moodku begitu.

Bodohbodohbodohbodoh.

Kutatap handphoneku. Apa yang harus kukatakan padanya sekarang? Ah, masa bodoh.Yang penting ucapkan saja! Sekaligus minta maaf.

***

Aku betul-betul belum tenang. Sungguh, rasanya tidak enak melupakan ulang tahun salah satu teman dekatmu, terutama karena selama ini dia yang paling sering menemanimu membunuh kebosanan di jam kantor. Uuuuuuh.....

Dia sih sudah bilang tidak apa-apa, tapi tetap saja....

Oke. Untuk permintaan maaf kecil, biarkan aku menuliskan sesuatu untuknya. 

Hm.... Cerita? Karena dia suka cerita romantis, haruskah kubuatkan dia cerita romantis? Tapi cerita romantis tentang apa? Lagian, hei, ingat kalau dirimu nggak ahli menulis cerita romantis!

Baiklah, lupakan cerita romantis. Lalu apa? Cerita tentang seorang sahabat yang melupakan ulang tahun sahabatnya? Atau sahabat yang ulang tahunnya dilupakan oleh sahabatnya sendiri? Kau memikirkan apa sih?

Uuuuuuuuuuhhhhhh....

Huff. Oke. Kita tulis saja apa adanya.

***

Jariku mulai menjelajahi tuts keyboard.

***

TING! 

Muncul notifikasi tanda chat masuk pagi itu. Balasan salam pagiku yang biasa.

"Pagih. Masih nggak semangat? Ada apa sih?"

Aku tersenyum tipis. Perhatian.....


======================

To my dearest Zu-chan




3 comments:

  1. Gue masih pengin ngakak lho kalo inget ini xDD

    ReplyDelete
  2. @Ru : makasih yak. Sorry baru komen. Kalo eke sih tersentuh bacanya.... :')

    @Na : kenapa emang Na? Samting hepen?

    ReplyDelete