Tuesday, April 29, 2014

[Review: Novel] Aku Tahu Kamu Hantu


Judul: Aku Tahu Kamu Hantu
Penulis: Eve Shi
Penerbit: GagasMedia
Genre: Horor
ISBN: 9797806529
Sinopsis:

Aku di sini.
Kamu bisa melihatku,
tetapi kamu tidak bisa mendengarku.
Aku tahu kamu bingung,tetapi yakinlah...
aku tidak pernah bermaksud jahat.
Aku hanya ingin meminta tolong,
karena kamulah satu-satunya orang yang bisa memecahkan teka-teki ini.
Jika kamu melihatku lagi,
tolong jangan berpaling.
Semoga kamu mengerti isyaratku.

===

Novel ini bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Olivia (Liv) yang jadi bisa ngeliat makhluk-makhluk halus sejak menjelang ultahnya yang ke 17. Gara-gara kemampuan ajaibnya yang muncul tiba-tiba itu, waktu ada teman seangkatannya yang hilang, Liv bisa tau kalo temennya itu udah meninggal, karena Liv liat hantunya berkeliaran di sekolah. Kasian sama hantu temennya itu, Liv pun memutuskan untuk membantu menemukan mayatnya.

Begitulah inti cerita dari novel ini. Dari segi cerita, sebetulnya nggak ada yang spesial. Idenya cerita macem ini sering ditemuin. Tapi untuk gaya penulisan, novel ini bagus. Kata-katanya simpel, enak dibaca. Kesan horornya juga dapet. Jarang-jarang Ru baca novel horor yang kesan horornya bisa tersampaikan. Walaupun nggak sampe bikin ketakutan banget sih, tapi tegangnya oke. Ilustrasi tiap babnya juga oke banget! Hahaha... Favorit! Acungkan dua jempol untuk ilustratornya atas cover yang menarik dan ilustrasi tiap bab.

Kekurangan di novel ini, menurut Ru ada beberapa hantu yang sayangnya hanya muncul selewat. Seperti figuran. Padahal sayaaaaang. Para figuran itu bisa banget lho dipake untuk menyampaikan penjelasan-penjelasan yang sebagian besar didapat di diary ibunya Liv. Pasti jadi lebih menarik. Terus, penyelesaian cerita juga terkesan agak terburu-buru. Tapi endingnya bagus, meski kurang menohok sih buat Ru. Hehehe....

Ah, satu lagi. Tokohnya terlalu banyak. Banyak banget malah. Temen sekelas Liv tuh yang paling banyak disebut. Kalo kata Ru sih, mending yang nggak penting-penting banget nggak usah diceritain. Ini kayak saling berebut peran gitu kesannya..... Terutama geng cowok-cowok populer. Okelah, mereka ambil bagian penting dalam cerita ini, tapi kalo bisa dikeluarinnya jangan langsung seabrek-abrek dan selalu muncul gerombolan gitu. Bikin bingung....

Secara keseluruhan, Ru suka kok sama novel ini. Salah satu dari sedikit novel horor Indonesia yang beneran terasa horornya. :)

No comments:

Post a Comment