Tuesday, March 11, 2014

[Review: Novel] Cinderella Teeth

Ayumu baca Cinderella Teeth sambil buka kamus


Judul: シンデレラ・ティーズ (Cinderella Teeth)
Penulis: Sakaki Tsukasa
Penerbit: Kondansha
Genre: Light Mystery - Romance

Sinopsis:
Di musim panas tahun keduanya sebagai mahasiswa, Saki termakan trik ibunya dan terpaksa bekerja sebagai resepsionis di dokter gigi, tempat yang sangat ia benci. Lama-kelamaan ia mulai menyatu dengan para staf klinik yang punya bermacam-macam karakter dan sangat baik pada pasien. Yang ditangani di klinik bukan hanya gigi berlubang, tapi juga ada rahasia-rahasia penting yang tersembunyi dalam hati para pasien.... Musim panas Saki yang tidak terlupakan pun dimulai.

[terjemahan bebas dari Ru. Haha. Nggak sih, ini terjemahan beneran plek-plek dari sinopsisnya kok]

====


Novel ini bercerita tentang Sakiko (Saki) yang kerja di dokter gigi. Di dalamnya ada 5 cerita tentang misteri yang tersimpan di para pasiennya. Jadi, di klinik gigi tempat Saki kerja, mereka juga cari tau tentang masalah yang dialami pasien yang kira-kira berpengaruh sama kesehatan giginya.

Ada cerita tentang pasien yang pacarnya dateng buat marah-marah, ada pasien yang marah-marah mulu tapi kadang baik hati jadi ngebingungin, ada juga yang nge-modus, dan lain-lain.

Ceritanya unik. Ngerasa kagum aja liat Sakaki-sensei bisa ngolah cerita tentang dokter gigi jadi berbau misteri gini.

Walaupun di bukunya ada istilah-istilah kedokteran gigi, tapi sebagian besar langsung dijelasin maksudnya, soalnya si Saki sebagai tokoh utama kan juga awam tentang istilah-istilah begini. Jadi, sekalian belajar istilah kedokteran gigi tanpa perlu ngernyitin dahi.

Tambahan lagi, sebagai orang yang sangat amat tertarik sama karakterisasi tokoh-tokoh di novel, Ru seneng baca novel ini karena karakternya unik-unik. Macem-macem. Ada Yotsuya yang cool, Paman Tadashi yang super baik, Pak Kepala Klinik yang suka seenaknya dan nyentrik, Dokter Naruse yang terkesan playboy tapi baik hati, Utako-san sang 'kakak' yang juga punya sisi kekanakan, Kasuga-san yang imut-imut dan bersuara kayak cewek-cewek anime, Kasai-san yang dingin tipikal orang rumah sakit (lol), juga Nakano-san yang manis kayak malaikat.

Ditambah Saki, sang tokoh utama yang sering disebut tipe 'nona'. Tipe yang kesannya nggak perlu usaha keras untuk dapat sesuatu, jadi terbiasa menjadi 'penerima'.

Ngomong-ngomong tentang 'nona' (ojōsan), Ru jadi inget kalo ada orang Jepang yang bilang "Kamu keliatannya kayak ojōsan ya.". Waktu itu Ru mikir, "Ojōsan dari manaaa??", tapi pas baca tentang Saki, mungkin iya juga sih. Tapi Ru bukan tipe pasif kayak si Saki kok!

Balik lagi ke ceritanya, ceritanya manis. Romance-nya fluff. Ru suka semua karakternya~ Sakaki-sensei  juga nulisnya pake riset segala macem lho. Hebat.

Novelnya menarik buat dibaca. Dan, psst, rencananya dalam waktu dekat novel ini bakal diterbitin sama salah satu penerbit lokal lho. Tunggu, beli, dan baca ya~ Hehehehe.....

5 comments:

  1. Review macam apa iniiii? Yang dibahas cuma karakter sama garis besarnya doang =_=

    Ntar gue pinjem aja ah kalo lo udah dapet gratisannya, wakaka xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bwahahahaha.... Karena kalo nulis ceritanya, ntar kena spoiler sana-sini. :p
      Dan sejujurnya saya tak bisa menemukan bagian yang bisa dijadiin spoiler yang bikin orang penasaran (sepertinya).
      Yah, seperti yang kau bilang sendiri kemaren, novel-novel Jepang model gini konfliknya nggak 'wah'. Cuma konflik-konflik kecil yang dibingkai konflik utama (yang klimaksnya juga nggak 'wah'). Jadi emang tipikal fluf-fluf yang asyik dibaca buat santai deh.
      Oh, 'misteri'nya juga lucu, walo nggak bikin kita mikir. #lho

      Delete
  2. Kak kok bisa judulnya cinderella teeth yaa? Penasaran

    ReplyDelete