Friday, May 24, 2013

Telat

Sebenernya lagi ga mood banget nulis. Tapi, harus dipaksakan!
Prompt=Telat
Kata yang harus ada di kalimat pertama=foto
--------

Telat


Salah satu dari gerombolan cewek itu, Shania, merobek fotoku dan Gilang sambil berkata, "Lo tuh nggak pantes buat Gilang, tau!"

Oh no! Jangan bilang aku dipanggil ke sudut sekolah yang sepi ini buat dibully? Ya ampun! Akhirnya aku mengalami gimana rasanya dibully! Hihihi...

Cewek itu membelalakkan matanya saat melihatku terkikik.

"Kenapa lo ketawa-ketawa? Lo pikir ini lucu?" tanyanya sangar. Aku malah mengangguk-angguk bersemangat.

"Lucu! Baru sekali gue ngerasain dibully. Lagian, kenapa sih lo sirik banget? Kalo Gilang mau pacaran sama gue, kan terserah dia," kataku sambil tertawa kecil.


"Belagu banget dia, Sha!"

"Hajar aja!"

Dan dengan dukungan teman-temannya, cewek itu meringsek maju untuk menjambak rambutku. Aku menangkap tangannya dengan santai, lalu memutar badannya dan mendorongnya menjauh. Kali ini yang lain ikut mencoba tapi aku selalu berhasil menghindar.

Gini-gini aku rajin latihan Aikido.

"Sialan!" Shania mengumpat karena sama sekali tidak berhasil menyentuhku.

Lucu juga kalau lihat cewek-cewek yang berdandan modis dan cantik malah gampang banget nyebut kata-kata kasar.

"Kenapa sih lo kayaknya ngebet banget sama Gilang? Gue kasih tau aja, ya. Dia itu tukang telat. Dia sering telat pas ketemuan cuma gara-gara main basket dulu, sering telat jemput juga gara-gara main basket, kemaren dia telat ngasih hadiah ulang tahun gara-gara hari itu dia tanding basket. Sekarang juga pasti dia lagi asyik main bas..."

"Mi!" Sebuah suara menghentikan ucapanku. Yang disebut-sebut baru saja muncul. Dengan seragam basket, seperti dugaanku.

Ia menatap cewek-cewek yang mengerubungiku dengan tatapan ganas, "Kalian mau ngapain sama cewek gue?" tanyanya datar, tapi terkesan menusuk.

Shania dan teman-temannya mencicitkan sesuatu yang sepertinya bermakna "nggak ngapa-ngapain" sebelum kabur meninggalkan kami.

"Lo nggak apa-apa, Mi? Diapain sama mereka?" tanya Gilang. Wajahnya menampakkan raut cemas. Sedikit, sih. Soalnya cowok ini memang datar.

"Huu! Pahlawan kesiangan! Mereka udah mau kabur gara-gara aku dongengin tentang kamu," kataku sambil terkikik.

Ia kelihatannya tidak terkesan, malah menatapku dengan tatapan serius. "Mi. Lo nggak perlu ngelakuin ini. Gue nggak mau lo kenapa-napa cuma gara-gara 'pacaran' sama gue," katanya.

Aku terdiam sejenak. Sebetulnya 'pacaran' adalah kata yang lucu, mengingat kami nggak ada romantis-romantisnya. Kami teman masa kecil yang pernah pisah dan akhirnya ketemu lagi di SMP. Kalau sekarang kami pacaran, itu karena Gilang suka ngeluh tentang cewek-cewek yang mulai mengerubunginya sejak ia masuk TV sebagai MPV di kejuaraan basket nasional. Aku saja yang usil menawarkan diri buat jadi 'pacar'nya.

"Telat!" Aku menjulurkan lidah. "Sana cepetan ganti baju! Nanti mampir beli es krim dulu, ya! Aku pengin es krim, nih," kataku.


Ia menggumamkan kata "gembul" --sebutannya padaku--sebelum pergi ke lokernya.

Aku menatap punggungnya yang menjauh.


Telat....
Soalnya aku jadi beneran naksir sama kamu.




----------------
.
.
.
.
.
Ini cerita apaaaaa? (╯°□°)╯[buang]

Ya sudahlah. Lanjut nulis buat hari ini aja...orz

6 comments:

  1. Ceritanya oke kok, jangan dibuaaaang! ==
    Pernah baca juga sih cerita yang kaya gini, yang bikin beda cewenya autis, wakakakak
    Dilabrak malah kegirangan ==;

    Nampaknya semakin dikit cerita, kemungkinan kesalahan itu semakin kecil ya?
    Eke gak liat ada kesalahan EYD sih... *sambil krinyep krinyep*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa? Huhuhu... Perasaan aneh gitu.. .__.

      Ahahahahaha....

      Mungkin saya tak puas karena kesannya 'komik banget' orz

      Delete
  2. ciyee ruruuu bikin fluff...
    keren ruu,, lg ga mood aja bisa bikin fic kaya gini. Ceritanya apik ngalir gitu aja kok. (Ketularan zu pake perasaan klo bacaannya ada yg ga enak pasti ada yang salah ;p)

    aku mau tanya doong.
    Prompt itu apa sih? yg nentuin siapa? kesepakatan kalian berdua kah?
    terus kenapa mesti ada kalimat "Kata yang harus ada di kalimat pertama"?

    ReplyDelete
    Replies
    1. *blush* Mamah, menurutku cerita ini norak sih. Tapi karena pada bilang fluff dan suka, jadi gimanaaa gitu. Hihihihi...

      Prompt itu..semacam tema, Mah. Kita nentuinnya tiap hari gantian, pagi-pagi.
      Kalo kata yang harus ada di kalimat pertama juga ditentuin barengan prompt. Kenapa mesti ada itunya? Iseng aja. Biar lebih tertantang nyari kalimat awalnya. Hehehehe..

      Ikutan yuk, Mah!

      Delete
  3. Ruru, ini maniiiiiiiisss
    Fluffy banget deh bangeeeeeet -////-
    Aduh jadi melting sendiri bacanya nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya amplop.... ///// *jadi blush*

      Beneran kalo menurut Ru ini cerita norak. Tapi kenapa malah pada bilang fluffy & manis? Wahahahahahaha....

      Arigatoo /////

      Delete