Monday, May 31, 2010

[Review: Novel] FATE - saat nasib mempertemukan kita


Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Teens
Author:Orizuka
FATE -saat nasib mempertemukan kita-


Jang Min Ho dan Jang Min Hwan.

Dua putra keluarga Jang yang terpisah bertahun-tahun lalu, sekarang harus bertemu kembali untuk mendengarkan wasiat Ayah mereka yang meninggal dunia.

Jang Min Ho terlahir sebagai anak dari istri yang sah, hidup serba berkecukupan di Indonesia. Sementara itu, Jang Min Hwan terlahir sebagai anak dari seorang pelacur, dan hidup miskin di Korea.

Demi mendapat segala kekayaan keluarga Jang di Indonesia, dua putra keluarga Jang harus menyanggupi segala permintaan ayah mereka di dalam wasiat, termasuk tinggal bersama di rumah keluarga Jang. Rasa dendam, sakit hati, dan masa lalu yang pedih membuat kedua kakak-beradik ini lebih mirip seperti orang asing.

Kehadiran Dena, anak gadis kepala pelayan yang juga adalah teman masa kecil mereka, berhasil membuat mereka kembali bersatu. Tapi di saat mereka akhirnya merasa sudah mampu melewati masa itu, ternyata nasib berkata lain.

Nasib. Ketetapan Tuhan. Sesuatu yang tidak bisa diubah dengan tangan manusia.

Bagaimana Jang Min Ho dan Jang Min Hwan menghadapi nasib mereka? Sanggupkah mereka merubahnya?

-------------------------------------------------------

Dengan dua tokoh utama yang adalah orang Korea, membaca novel FATE karya Kak Orizuka ini 'memaksa' kita untuk belajar budaya, jenis-jenis makanan, dan yang pasti bahasa Korea --karena hampir setengah dari percakapan yang ada di dalam novel ini menggunakan bahasa Korea. Tapi jangan khawatir dulu! Meskipun banyak terdapat bahasa Korea di sini, kata-katanya nggak terlalu banyak kok. Justru dengan seringnya pengulangan kata-kata itu, semakin lama pembaca semakin akrab dengan bahasa Korea yang digunakan di novel ini.

Dari segi penokohan, Kak Orizuka betul-betul bisa membuat tokoh Jang Min Ho, Jang Min Hwa, serta Dena terasa hidup karena perbuatan dan perkataan tokoh-tokoh itu terkesan alami. Mungkin tokoh Jang Min Ho terkesan sebagai tokoh yang sempurna, tapi sama sekali bukan Garry Stu (atau senggaknya itu menurutku). Dia hanya seorang kakak yang sangat menjaga keluarganya. Tokoh Jang Min Ho yang pemarah tapi punya sisi sensitif juga membuat kita senyum-senyum gemas. Apalagi Dena yang ceroboh dan bawel, tingkahnya selalu bikin tertawa.

Untuk segi cerita, 4 thumbs up buat Kak Orizuka. Awalnya aku pikir cerita di novel ini bakal sama kayak novel-novel kebanyakan: cinta segitiga. Tapi sewaktu sampai di bab pertengahan, kita akan langsung tahu kalau cerita ini beda. Novel ini bukan tentang kisah cinta segitiga biasa yang sering kita liat di tv/novel/komik kebanyakan, tapi justru lebih menekankan pada hubungan keluarga. Masalahnya juga cukup kompleks dan membuat penasaran.

Kamu mungkin beranggapan novel ini 'nggak mencerminkan bangsa Indonesia' atau semacamnya, tapi menurutku justru kebalikannya. Di dalam novel ini juga ada sedikit sindiran soal Dena yang pengetahuan tentang Korea nya lebih luas dibandingkan pengetahuannya tentang Indonesia. Dan juga bagaimana Min Ho lebih mencintai Indonesia yang disebutnya sebagai tanah air (tempat ia dilahirkan dan dibesarkan). Jadi, meskipun banyak memakai bahasa Korea dan membahas mengenai Korea, aku masih menangkap bahwa Kak Orizuka juga ingin memperkenalkan Indonesia, bangga menjadi orang Indonesia.

Oh iya, meskipun sinopsisnya mengesankan kalau novel ini bergenre angst, tapi cerita di novel ini nggak selalu menyedihkan kok. Banyak hal konyol yang dilakukan tokoh-tokoh di novel ini (terutama Dena) yang membuat pembaca terpingkal-pingkal. Menurutku, novel ini bukan bergenre angst, tapi family-hurt/comfort. Dan lagi, overall cerita novel ini sangat 'manis'.

Intinya: novel ini WAJIB DIBACA :D

4 comments:

  1. huaaaang terharuuuu... *seka air mata*

    thanks banget ya udah ngereview di antara padatnya tugas2, hehe..

    reviewnya positif lagi.. T^T

    thanks ya udah baca + komen + review, I appreciate it a lot! <3

    P.S. Ru, kamu copas sinopsis dari mpku ya, itu aku ada salah dikit, harusnya 'nasib' bukan 'takdir' hehehe.. maklum, aku copas dari file lama dan mataku siwer ^ ^;

    ReplyDelete
  2. Wkwkwk.. Emang dasarnya aja aku yang males ngerjain tugas, Kak XP
    Hahaha.. tadinya mo ditulis yang negatifnya juga, tapi ntah ya, bingung mo nulis apa.. ^^;;;;
    Sama2 Kak. Dan untuk yang ketiga kalinya hari ini, AKU TUNGGU NOVEL SELANJUTNYA! XD

    Eh? *lirik belakang novel* Oh iya! Aku main copy aja, ga sadar. Hehehe.. *edit*

    ReplyDelete
  3. ahaha bisa ajaaaa... *blushing*

    iya mudah2an dalam waktu dekat terbit lagi yah. nunggu yg satu ini dulu ^ ^

    ayo semangat kerjain tugasnya~ ganbareee~~ ^o^

    ReplyDelete
  4. Hihihi.. Nanti deh kalo sempet baca lagi trus menemukan sesuatu yang kira2 bisa jadi masukan aku kasi tau Kakak ^^

    Amiiin~

    Hahaha... hai, ganbarimasu~

    ReplyDelete